MEMPERBAIKI DAN MENEBARKAN JALA

Pelayanan Perorangan 

Sabat, 16 November 2024 



Judul: "MEMPERBAIKI DAN MENEBARKAN JALA" 




Matius 4:18-22 (TB2) 

Ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. 

Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia." 

Mereka pun segera meninggalkan jala mereka dan mengikuti Dia. 

Dari sana Yesus meneruskan perjalanan dan melihat dua orang bersaudara yang lain, yaitu Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia.


Dalam ayat itu kita melihat dua orang menebarkan jala dan dua orang lagi membereskannya. Mana yang lebih penting menebarkan atau membereskan? 


Menebar jala dengan lubang besar pada awalnya dapat menyapu banyak ikan, tetapi ikan-ikan tersebut kemungkinan besar akan melarikan diri. Sebaliknya, jika kita memiliki jala yang terpelihara dengan baik tetapi tidak menebarnya, kita juga tidak akan pernah dapat menangkap ikan.


Agar tim penginjilan dapat melakukan tugasnya dengan baik, pertama-tama tim harus membereskan atau memperbaiki jalanya yang rusak. Jala terdiri kasih, kuasa Tuhan dan kesatuan. 


1.Komponen pertama adalah kasih, karena tanpa kasih, kita tidak akan bisa menarik orang lain. 

2.Komponen kedua adalah kuasa Tuhan, karena kuasa ini, yang dialami melalui Roh Kudus dan doa, yang menyebabkan simpatisan baru tetap berada di dalam gereja kita. 

3.Komponen ketiga adalah kesatuan, yang kita butuhkan untuk berhasil menjalankan misi Tuhan. 


Jika tim penginjilan dilengkapi dengan kasih, kuasa dan kesatuan, maka akan menjadi sangat kuat dan akan menangkap banyak ikan oleh karena kasih karunia Tuhan.


Setelah Ishak pindah ke Bersyeba, "Ishak mendirikan mezbah dan memanggil nama TUHAN. Ia memasang kemahnya di situ dan di situlah hamba-hambanya menggali sumur," (Kejadian 26:25, TB2). 


Tiga hal yang menjadi prioritas Ishak, adalah:

1.Ishak membangun sebuah mezbah, yaitu membangun kehidupan imannya; 

2.Ishak mendirikan kemah, yaitu memelihara kehidupan keluarganya; 

3Ishak menggali sebuah sumur, yaitu untuk dapat bertahan hidup.


Prioritas Ishak menunjukkan komitmennya kepada Tuhan. Berkomitmen berarti mendedikasikan sebagian waktu kita untuk Tuhan. Berkomitmen pada pekerjaan penginjilan membutuhkan penyesuaian kembali kehidupan kita, yang mungkin tampak sulit. Tetapi jika kita benar-benar memiliki hati, maka Tuhan akan membantu kita mengerjakan pekerjaan penginjilan untuk kemuliaan bagi-Nya. 🕊️



Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENJADIKAN ALLAH YANG PERTAMA

MENJADIKAN ALLAH YANG PERTAMA

MENJADIKAN ALLAH YANG PERTAMA