TUHAN MENGASIHI SUKU YUPIK

Mision Anak 

Sabat, 26 Oktober 2024 

Divisi Amerika Utara 


Judul: "TUHAN MENGASIHI SUKU YUPIK" 

Oleh: Nenek Buyut Harriette di Savoonga, Alaska 


Nenek buyut Harriette telah menjalani seluruh hidupnya selama 92 tahun di Pulau St. Lawrence. Dapatkah kamu menemukan Pulau St. Lawrence di peta? Letaknya jauh di dekat Kutub Utara. Pulau ini terletak di Laut Bering, tepat di antara negara bagian Alaska, Amerika Serikat dan Rusia. Pada hari yang cerah, kanu dapat melihat Rusia dari pantai bagian barat.



 

Nenek buyut Harriette tinggal di Savoonga, kota terbesar di pulau ini. Sekira 830 orang tinggal di kota ini dan dia adalah salah satunya. Hampir semua orang yang tinggal di Savoonga adalah orang Yupik Siberia dan dia juga.

 Nenek buyut Harriette tinggal di sebuah rumah bersama anak perempuan, cucu dan cicit perempuannya. Jika kamu mengunjungi rumahnya pada sore hari pada musim panas, kamu akan melihat bahwa dia adalah satu-satunya orang yang tetap bangun. Kemungkinan besar, kamu  akan menemukan Nenek buyut Harriette duduk di kursi di meja dapur, menyeruput segelas air. Dia sangat menyukai air. Kamu akan menemukan anak perempuan, cucu perempuan dan cicit perempuannya tidur di atas kasur di lantai ruang tamu. 

Selama musim panas, matahari Alaska terbenam pada jam 2.30 pagi, sehingga sulit bagi orang untuk tidur pada malam hari. Akibatnya, banyak orang tidur sangat larut malam dan mereka bangun sangat terlambat. Putri, cucu perempuan dan cicit perempuan Nenek buyut Harriette tidur sangat larut dan bangun juga terlambat.

 Namun, Nenek buyut Harriette terbiasa dengan matahari yang terbenam lebih larut. Dia suka tidur lebih awal dan bangun lebih awal. Dia juga suka tidur siang. la tidak merasa terganggu dengan keluarganya yang berjalan-jalan di sekitar rumah ketika ia tidur. Keluarganya tidak keberatan jika dia berjalan-jalan di sekitar rumah saat mereka tidur. Bahkan, tamu bisa berjalan-jalan di ruang tamu pada tengah hari dan tidak ada yang terbangun.

 Nenek buyut Harriette belajar tentang Tuhan dari orang tuanya sendiri saat ia masih kecil. Saat itu hanya ada satu gereja di kota tersebut dan ia pergi ke gereja itu setiap hari Minggu. la senang pergi ke gereja. Dia senang menyembah Tuhan karena dia tahu bahwa Tuhan memelihara orang-orang Yupik Siberia.

 Seiring dengan bertambahnya usia Nenek Harriette, gereja itu juga bertambah tua. Gereja itu mulai rapuh dan air menetes dari dinding ketika salju mencair. Akhirnya,. gereja itu ditutup.

 Sementara itu, Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh dibuka di kota. Nenek buyut Harriette pergi ke gereja Advent beberapa kali sebelum gerejanya ditutup. Orang-orang di gereja Advent menyambutnya dengan hangat dan dia memutuskan untuk tetap pergi ke gereja Advent ketika gerejanya tutup. la senang pergi ke gereja sekarang pada hari Sabat dan bukan hari Minggu. la senang menyembah Tuhan karena ia tahu bahwa Tuhan memelihara orang-orang Yupik Siberia.

 Namun, pendeta Advent kemudian pergi dan gereja Advent pun tutup. Tidak ada gereja di Savoonga di mana Nenek Harriette bisa beribadah. Dia rindu pergi ke gereja. Namun, ia memiliki keyakinan bahwa gereja akan dibuka kembali karena ia tahu bahwa Tuhan memelihara orang-orang Yupik Siberia.

 Beberapa tahun berlalu. Kemudian sepasang suami istri Advent pindah ke Savoonga dan membuka kembali gereja tersebut. Suami dan istri itu adalah pensiunan perawat yang datang dari tempat yang sangat jauh di North Carolina. Mereka secara sukarela tinggal di Savoonga untuk memastikan bahwa gereja tetap buka pada setiap hari Sabat.

 Nenek buyut Harriette sangat senang! la bisa pergi ke gereja lagi. la senang pergi ke gereja. la senang menyembah Tuhan karena ia tahu bahwa Tuhan memelihara orang-orang Yupik Siberia.

 Tetapi kemudian sang suami meninggal dan Nenek Harriette bertanya-tanya apakah gereja akan ditutup. Namun, istri sang suami, Elouise, memutuskan untuk tetap tinggal dan menjaga agar gereja tetap buka.

 Beberapa tahun berlalu dan Elouise mengalami masalah kesehatan. Dia harus terbang kembali ke North Carolina untuk mendapatkan perawatan dari dokter. Gereja pun ditutup. Kota itu ditinggalkan tanpa gereja. Nenek buyut Harriette berdoa agar gereja Advent dibuka kembali. la berdoa agar Tuhan mengirimkan Elouise atau orang lain ke Savoonga agar ia dapat beribadah di gereja lagi. Dia tahu bahwa Tuhan telah mendengar doanya. Ia tahu bahwa Tuhan selalu menjaga orang-orang Yupik Siberia. 

"Tuhan sangat berkuasa," katanya. "Saya selalu berseru kepada-Nya." 

Berdoalah untuk Savoonga. Berdoalah untuk Alaska. 

Terima kasih untuk Persembahan Sabat Ketiga Belas Anda pada triwulan ini yang akan membantu membagikan kasih Tuhan di Alaska. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENJADIKAN ALLAH YANG PERTAMA

MENJADIKAN ALLAH YANG PERTAMA

MENJADIKAN ALLAH YANG PERTAMA