TUGAS UMAT PERCAYA

Pelayanan Perorangan 

Sabat, 26 Oktober 2024 


Judul: "TUGAS UMAT PERCAYA" 


Penginjil tidak dapat membawa orang pada pengakuan akan dosa, kebenaran atau penghakiman; itu adalah pekerjaan Roh Kudus. Mereka tidak dapat membuat seorang pun bertobat karena itu adalah pekerjaan Roh Kudus.

 



Penginjilan bukan suatu panggilan yang ditentukan secara khusus bagi para pendeta. Saya percaya suatu prioritas terbesar gereja masa kini adalah untuk memobilisasi kaum awam untuk melakukan pekerjaan penginjilan. Air mata yang dikucurkan bagi diri adalah air mata tanda kelemahan, tetapi air mata yang dikucurkan bagi orang lain adalah tanda kekuatan.

Menginjil adalah tugas semua umat percaya tanpa kecuali. Penginjilan bukanlah hal yang mudah. Oleh sebab itu diperlukan strategi untuk mencapai sasaran penginjilan. Pola penginjilan Rasul Paulus dapat dikatakan unik dan berhasil. Rasul Paulus mendirikan jemaat-jemaat Kristus di kota-kota besar seperti Filipi, Efesus dan sebagainya. Tempat-tempat yang digunakan untuk memberitakan Injil sangat strategis yaitu di sinagoge, di pasar-pasar, di rumah-rumah dan di tempat belajar (Tiranus). Bahkan di dalam penjara Paulus tetap memberitakan Injil dan banyak orang yang percaya kepada Yesus.

Selain itu, Rasul Paulus menulis surat kepada jemaat-jemaat yang pernah didirikannya dan surat itu dibacakan bergantian, sehingga menguatkan iman pembacanya. Motivasi dasar hidup dan karya Rasul Paulus ialah Yesus Kristus yang telah mengasihinya secara total sampai mengurbankan diri-Nya di kayu Salib. 

Rasul ini sungguh-sungguh terpesona oleh kasih Kristus dan karena itu misi tunggalnya ialah menyebarkan Injil Kristus sampai ke ujung dunia. 

"Jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri, sebab itu merupakan keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil!" (1 Korintus 9:16; TB2). 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENJADIKAN ALLAH YANG PERTAMA

MENJADIKAN ALLAH YANG PERTAMA

MENJADIKAN ALLAH YANG PERTAMA