MENJADIKAN ALLAH YANG PERTAMA
Renungan Pagi Anak
Kamis, 24 Oktober 2024
MENJADIKAN ALLAH YANG PERTAMA
Ayat Hafalan: Yohanes 6:35
"Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barang siapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barang siapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi."
Jika kamu makan kira-kira 4 potong roti sehari, maka selama setahun yang lalu kamu sudah makan paling sedikit 80 batang roti. Dan Jika kamu berumur 12 tahun atau lebih berarti kamu sudah makan hampir 1/2 % ton roti dalam hidupmu. Ini karena kita tahu betapa kita membutuhkan roti untuk kehidupan tubuh kita oleh sebab itu Yesus menyebut dirinya ”roti hidup," Tidak ada kehidupan rohani tanpa Yesus Alkltab Juga seperti roti. Tapi kehidupan itu sendiri tidak ada dalam kertas dimana Alkitab itu dicetak, kehidupan dalam Alkitab ada dalam Yesus Juru selamat yang mengatakan itu. Agar bertumbuh dengan sehat anak-anak lapar akan roti biasa, kesehatan rohani anak-anak dapat tumbuh sehat dengan membaca tentang Yesus dalam Alkitab.
Banyak cerita-cerita yang mengagumkan tantang apa yang beberapa orang-orang telah lakukan untuk mempertahankan Alkitabnya selama masa penganiayaan. Beberapa tahun yang lalu ada sebuah keluarga bernama Schebolt yang hidup di Bohemia (Czechoslovakia). Pada masa itu pemerintah dan imam-imam tidak mau orang umum membaca Alkitab bagi diri mereka sendiri. Hukum telah dibuat untuk melarang orang-orang memiliki atau membaca Alkitab, sering tentara dikirim untuk memeriksa rumah-rumah yang diduga memiliki Alkitab.
Suatu hari Ny Schebolt tidak mau menyerahkan Alkitabnya. Dia berpikir cepat, dan membungkus Alkitabnya dengan adonan rotinya, ditaruh dipan lalu dimasukkan oven. Tentara datang; mereka memeriksa rumah, mereka juga melihat kedalam oven; tapi mereka tidak menemukan Alkitab itu! Ketika mereka telah pergi dan bahaya sudah lewat, Ny Schebolt menarik Alkitabnya dari dalam roti, tak ada kerusakan karena pengovenan! Alkitab yang telah dioven. Alkitab itu dimiliki cucunya yang tinggal di dekat Maumee City, Ohio, selama beberapa tahun.
Refleksi: Berapa besar cintamu kepada Alkitab? Apakah kamu lapar akan Roti Hidup?
Komentar
Posting Komentar