MENJADIKAN ALLAH YANG PERTAMA

Renungan Pagi Anak

Rabu, 23 Oktober 2024


MENJADIKAN ALLAH YANG PERTAMA


Ayat Hafalan: Yohanes 5:39

"Kamu menyelidiki Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Suci itu memberi kesaksian tentang Aku."  




200 tahun yang lalu hiduplah seorang anak gadis berusia 10 tahun bernama Mary Jones di Wales, Inggris. Pada jaman itu Alkitab sangat jarang dan mahal. Alkitab terdekat yang Mary tahu adalah di rumah peternakan Ny Evans yang jauhnya dua mil dari rumah Mary. Suatu hari Mary berpakaian bagus untuk pergi ke peternakan dimana Alkitab itu berada. Disana Mary bertanya kepada NY. Evans, apakah dia boleh membaca Alkitab itu bagi dirinya sendiri sebentar saja "Tentu saja boleh, asalkan kamu membacanya dengan hati-hati," kata NY. Evans. Dan Mary ditinggalkan sendiri diruangan itu bersama dengan Firman Allah. Dia takut untuk menyentuhkan. Kemudian dengan hati-hati dibukanya Alkitab itu, dan dan ayat pertama yang dia baca adalah "Kamu menyelidiki kitab-kitab suci itu.... memberikan kesaksian tentang Aku " "Oh, saya mau, saya mau," teriak Mary. "Seandainya saya mempunyai Alkitab sendiri!" 

Dan sewaktu berjalan pulang dia menetapkan bahwa dia harus bekerja dan menabung setiap sen yang diperolehnya sampai cukup untuk membeli sebuah Alkitab. Dapatkah kamu tebak berapa lama dia harus menabung? Enam tahun! Dan pada suatu hari yang cerah dia pergi ke kota Bala, 25 mil jauhnya, dia mendengar Dr. Thomas Charles dikota itu mempunyai beberapa Alkitab untuk dijual. Dia berjalan dengan telanjang kaki, untuk menghemat sepatu dan stoking nya, tapi ada nyanyian dalam hatinya karena dia segera akan memiliki sebuah Alkitab sebagi milik pribadinya. 

Malam itu dia menginap di rumah Tn.Edward, dan pagi-pagi sekali dia menyebrang jalan menuju rumah Dr Charles. Dia genggam uangnya ditangan, dan dengan gemetar meminta Alkitab. Dia memandang dengan penuh harap wajah Dr. Charles, ingin tahu apa jawabnya. Akhir dengan wajah sedih dia menggelengkan kepalanya dan berkata, "Maaf Mary, anakku, tak ada lagi Alkitab yang dapat kujual. Saya punya beberapa Alkitab, tapi semuanya telah dibayar orang. Tak ada satupun lagi! Mary tak dapat menyembunyikan kekecewaan diwajahnya' dia sedih dan menangis. Dr Charles tua itu tidak tahan melihatnya menangis, dan akhimya berkata, "Hapuslah air matamu Mary. Saya akan memberikan satu untukmu. Biarlah orang lain menunggu.

Mary berjalan pulang 25 mil lagi, dengan sukaclta memiliki Alkitab. Tapi Dr. Charles tak dapat melupakan air mata Mary. Dia pergi ke London dan menceritakan kisah tentang Mary dan Alkitabnya kepada teman-temannya, dan hasilnya adalah mereka memutuskan bahwa setiap orang yang ingin memiliki Alkitab harus mendapatkannya. Dan 1804 mereka mendirikan British and Foreign Bible Society. Badan ini telah mencetak berjuta-juta Alkitab sejak saat itu. Ketika Mary Jones meninggal mereka meletakkan Alkitabnya dalam tempat kaca di gedung British and Foreign Bible Sociaety. Saya melihatnya disana beberapa tahun yang lalu. Sementara saya melihat buku berharga itu saya menetapkan diri bahwa saya akan membaca Alkitab saya lebih banyak lagi. 

Refleksi: Apakah kamu juga ingin membaca Alkitabmu lebih banyak lagi?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENJADIKAN ALLAH YANG PERTAMA

MENJADIKAN ALLAH YANG PERTAMA

MENJADIKAN ALLAH YANG PERTAMA