DI TANGAN TUHAN SEMUANYA BERHARGA
Bacaan Persembahan
Sabat, 26 Oktober 2024
Judul: "DI TANGAN TUHAN SEMUANYA BERHARGA"
Matius 6:33 (TB2)
"Tetapi, carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya dan semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."
Robert LeTourneau lahir pada tahun 1888 di Richford, Vermont. Putra dari orang tua yang saleh, dia mendengar tentang Injil sejak kecil. Untuk sementara waktu, dia menolak kebenaran, tetapi berkat doa orang tuanya, dia menerima Kristus sebagai juruselamatnya ketika dia berusia enam belas tahun.
Sebagai orang dewasa, dia adalah penemu mesin pemindah tanah yang produktif dan menjadi jutawan karena peralatan yang dia rancang dan buat. Sepanjang hidupnya, dia mendapatkan hampir 300 Hak Paten yang berkaitan dengan peralatan pemindah tanah, proses pembuatan dan peralatan mesin.
Ketika dia berusia 30 tahun, dia menderita kerugian yang sangat besar dengan kematian putra sulungnya. Itu membuatnya memikirkan kembali maksud dan tujuan hidupnya. Dia mulai khawatir bahwa kecintaannya pada mesin dapat menggantikan kasih dan komitmennya pada pekerjaan Tuhan. Jadi, bersama dengan istrinya, Evelyn, dia memutuskan untuk mengabdikan dirinya pada pekerjaan Tuhan dan menggunakan sumber daya yang dia miliki untuk pemberitaan Injil.
Kisahnya menjadi terkenal karena dia memutuskan untuk memberikan sembilan puluh persen dari miliknya kepada Tuhan dan hidup dengan sepuluh persen sisanya. Sejak saat itu, dia dikenal sebagai "pengusaha Tuhan”.
Suatu hari seseorang bertanya kepadanya, "Bapak LeTourneau, benarkah Anda memberikan sembilan puluh persen penghasilan Anda kepada Tuhan?"
Dia menjawab, “Tidak, saya tidak memberikan apa pun kepada Tuhan. Semuanya adalah milik-Nya. Sayalah yang menahan sepuluh persen dari milik-Nya!”
Kisah ini menunjukkan contoh kemurahan hati yang luar biasa. Namun, beberapa orang mungkin berpikir, saya juga bisa hidup dengan sepuluh persen dari pendapatan seorang miliarder.
Tuhan benar-benar mengharapkan kita untuk menggunakan apa pun yang tersedia bagi kita demi Dia. Anda mungkin tidak dapat mengakhiri kelaparan di suatu benua, tetapi Anda dapat membantu menghilangkan kelaparan satu keluarga di kampung halaman Anda.
Anda tidak dapat membawa Injil ke seluruh negara, tetapi Anda dapat mempelajari Alkitab dengan tetangga Anda.
Bukan kurangnya kemampuan kita yang membuat Tuhan khawatir, tetapi kurangnya ketersediaan (dan kesiapan) kita.
Panggilan:
Pastikan Anda melihat Alkitab dan melihat apa yang dapat Tuhan lakukan dengan hal-hal yang tampaknya tidak penting seperti pengumban Daud, beberapa roti dan ikan, atau sedikit tepung dan minyak seorang janda.
Komentar
Posting Komentar